Tembus Pasar Ekspor, Accora Bina 50 UKM

Spread the love

OTOMAKASSAR, TANGERANG – Sedikitnya 50 unit usaha penjahit yang tergabung dalam asosiasi Indonesia Autorized Trimmer Summit (IATS) menggantungkan nasibnya menjadi plasma Perusahaan Accura. Accura Automotive Synthetic Leather, sebuah produsen kursi dan jok mobil asal Indonesia, telah mampu memproduksi kursi dan jok mobil berklas dunia. Perusahaan yang berpusat di kota kembang Bandung ini, telah mengekspor 10 persen produksinya ke sejumlah negara ASEAN.

Imbas kemajuan industri otomotif di tanah air, sudah terwujud seperti yang diharapkan Wakil Presiden RI H.M Yusuf Kalla pada kunjungannya di pameran Gaikindo Internasional Indonesia Auto Show (GIIAS) ke -25 di ICE BSD, Jumat (11/8) pekan lalu. Kala itu, Jusuf Kalla mengatakan, kemajuan industri otomotif harus berimbas kepada ratusan industri ditanah air termasuk usaha ekonomi kecil dan menengah, seperti yang dilakukan produsen kursi dan jok mobil Accura.

General Manager Handy Wiriatmaja mengatakan dalam memproduksi kursi dan jok mobil melibatkan ribuan pekerja yang terhimpun sekitar 50 unit usaha ekonomi kecil dan menengah. Selain itu, serapan tenaga kerja lokal. “Accura juga menggunakan bahan kulit berkualitas eksport yang diperoleh dari pasar lokal”.

Tiga Produk Unggulan

Pada gelaran GIIAS 2017, Accura menempati hall 1 dan hadirkan tiga type varian produknya. Ketiga produk itu masing-masing New Accura, Carviero (entry level), dan Accura Lizzio.

Ketiga produk ini tergolong paling banyak diminati pangsa pasar lokal maupun eksport, karena menggunakan bahan lokal yang berkualitas eksport. Diantara ketiga produk unggulan, Accura Lizzio yang memiliki keunggulan, karena selain gunakan kulit sintetis, bahan kulitnya lembut dan dingin, karena menggunakan nano teknologi yang satu-satunya diproduksi di Indonesia.

Marco, Bussines Development

“Tipe Accura Lizzio, termasuk satu dari kesekian banyak produk Accura yang dieksport. Sedikitnya 10 persen dari produksi Accura dieksport ke sejumlah negara antara lain, Malaysia, Singapore, Malaysia, Emirat Arab, Turki serta beberapa negara di benua Afrika,” kata Marco, Busines Developmen kepada Otomakassar, Selasa (15/8).

Ketua Umum IATS, Oscar Widjaja mengatakan rasa bangganya dapat memamerkan karya anak-anak bangsa diajang pameran internasional GIIAS 2017. Menurut Oscar, masuknya produk karya anggota kerajinan tangan usaha ekonomi kecil dan menengah ini, sebagai bukti Trimmer Indonesia sudah siap dan layak berkompetisi di dunia internasional. “IATS akan terus membawa industri Trimmer ke level dunia, serta siap bersaing untuk rebut pasar eksport dimasa mendatang,”kata Oscar,

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply