Suzuki Dukung Riset Mobil Listrik Untuk Mahasiswa Indonesia

Spread the love

OTOMAKASSAR, TANGERANG – Sebanyak 18 mahasiswa Tekhnik Universitas Gajah Mada (UGM) ikuti lomba mobil listrik yang diikuti 10 negara di ASIA. Mobil listrik yang diciptakan mahasiswa UGM itu memiliki bobot 300 kg dan menelan biaya Rp 400 Juta.

Ajang Formula Student Automotive Engineer menjadi laga bergengsi bagi mahasiswa Indonesia yang berlangsung 24-29 September 2017 di Shizuoka, Jepang. Lomba itu sekaligus momentum untuk mengukir prestasi dan mengharumkan bangsa Indonesia. “Suzuki dukung pengembangan Inovasi mobil listrik. Bukti dukungan itu, sebagai wujud Suzuki intens beri perhatian terhadap peningkatan sumberdaya manuasia serta pengembangan teknologi di Indonesia,” kata Harold Donnel, Head Of 4W Brand Development & Marketing dalam jumpa pers kepada wartawan, Kamis (16/8).

Bentuk dukungan yang sama kata Harold, diberikan Suzuki kepada pemerintah yang akan mengembangkan mobil listrik. Dan, output dari keikut-sertaan Tim Arjuna untuk berkiprah di Jepang. “Kita berharap prestasi akan diraih untuk mengharumkan bangsa Indonesia dimata dunia,” harap Harold.

Ditambahkan, dukungan Suzuki kepada Tim Arjuna juga merupakan blue print untuk wajah Suzuki dimata masyarakat. Sementara keterlibatan dalam proses pembuatan mobil listrik karya mahasiswa jadi bukti nyata keselarasan antara pihak corporasi (Suzuki, red) dengan akademisi,” tambah Harold.

Ketua Riset Mobil Listrik Tim Arjuna, Lugman Adi Prasetya mengatakan kerjasama-kerjasama yang telah dijalin, baik dari corporasi maupun pemerintah (Dikti), belum dilakukan dalam bentuk kerjasama (agriment). Namun kerjasama-kerjasama itu hanya sebatas dukungan finansial.

Luqman juga menjelaskan, mobil listrik yang telah diwujudkan dengan Tim Arjuna telah melewati beberapa fase inovasi bentuk. Motor listrik yang diciptakan pada tahun 2012, dan sudah empat kali alami perubahan bentuk maupun design hingga tahun 2016. “Kurun waktu empat tahun itu, Tim Arjuna sudah menelan biaya Rp 400 Juta, dengan bobot kendaraan 300 kg,” jelas Luqman.

Dukungan Suzuki kata Luqman, menjadi semangat Tim Arjuna untuk memenangi ajang Formula Student Automotive Engineer 2017 yang merupakan langkah maju pengembangan mobil listrik serta wujud mengharumkan civitas UGM dan Indonesia dikancah internasional.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply