Sekolah Vokasi Online, Berharap “Ikan Sepat Ikan Gabus”

Spread the love

OTOMAKASSAR – Rencana pengoperasian sekolah vokasi online menggunakan platform webinar mulai direspon pengelola sekolah.

‘’Apa yang harus kami siapkan agar bisa mengikuti pelajaran secara online?’’ tanya Pak Fajar, seorang guru sekolah menengah atas di Jawa Tengah.

Untuk menjadi peserta, pengelola sekolah hanya perlu menyediakan perangkat sederhana. Siapkan sebuah personal computer atau laptop dengan standar minimal i5 dan RAM 8GB. Lengkapi PC atau laptop tersebut dengan sebuah webcam dan microphone.

Agar pelajaran bisa diikuti beramai-ramai dalam kelas, sambungkan PC atau laptop tersebut ke proyektor untuk menonton video dan gunakan speaker active untuk mendengarkan pelajaran. Sangat sederhana. Semua perangkat tersebut dijual di toko elektronika.

‘’Bagaimana cara mengakses pelajaran yang diberikan?’’ tanya Pak Pujiono, kepala sekolah menengah kejuruan di Jakarta Utara.

Untuk mengakses pelajaran, pengelola sekolah harus mendaftarkan diri sebagai member sekolah vokasi online lebih dulu. Setelah mendaftar, pengelola sekolah bisa melihat pelajaran apa saja yang akan disiarkan, siapa pengajarnya, berapa kali pelajaran itu akan disampaikan sampai tuntas, kapan jadwal belajarnya dan pelajaran apa yang akan dipilih.

Untuk akses internet, pengelola sekolah bisa menggunakan jaringan internet yang tersedia. Bisa menggunakan jaringan dari internet service provider (ISP) lokal maupun operator selular. Hampir semua operator selular menyediakan bandwidth berkapasitas besar untuk download.

‘’Kapan kami bisa mulai mengikuti sekolah vokasi online?’’ tanya Pak Imam, guru sekolah menengah umum di Palembang.

Sekolah vokasi online akan dioperasikan selekas mungkin. Saat ini, sekolah baru mendapatkan ruang kelas sumbangan CEO Bintang Group di Perumahan Tanjung Barat Indah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Akhir pekan ini, ruangan di lantai 1 akan disulap menjadi ruang studio, ruang editing, ruang rapat dan ruang administrasi dan customer service.

Platform sekolah vokasi juga masih dalam penyelesaian. Mas Nanang Qodir Al-Ghazali menargetkan akhir minggu ini, platform tersebut bisa diujicoba.

Mencari Pengajar

Setelah sistem webinar, kantor operasi dan platformnya selesai, langkah berikutnya adalah mencari pengajar. Saat ini, sudah ada beberapa pengusaha yang menyatakan bersedia menjadi guru. Tetapi, untuk mengajar secara online, mereka harus diberi pengetahuan teknis operasi sistem webinar terlebih dahulu.

Sudah beres? Belum. Masih ada masalah terkait infrastruktur server yang harus diselesaikan. Server ini digunakan melayani registrasi guru dan pengelola sekolah serta jalur komunikasi admin dengan semua stakeholder.

Nah, bila semua sudah selesai, tahap terakhirnya adalah publikasi sekolah vokasi online itu melalui berbagai media. Publikasi ini penting agar semakin banyak pengelola sekolah dan praktisi industri yang berpartisipasi. Semakin banyak, semakin bagus. Sistem sekolah online ini bisa melayani hingga 200 pengelola sekolah untuk setiap siarannya.

Saya pribadi menginginkan sekolah vokasi online ini sudah bisa beroperasi 1 Maret 2017. Mudah-mudahan target ini bisa terealisasi. Ikan sepat, ikan gabus. Makin cepat, makin bagus.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply