Pertumbuhan Otomotif Menjadi Indikator Ekonomi Indonesia

Spread the love

OTOMAKASSAR, JAKARTA – Wakil Presiden, H Muhammad Jusuf Kalla mengatakan sektor manufaktor di Indonesia, berkembang cukup pesat.
Ini ditandai tumbuh kembangnya sektor properti, otomotif dan moneter. Maka dari itu, guna mengukur roda ekonomi ketiga
indikator itu menjadi barometer pertumbuhan ekonomi.  “Tiga tahun terakhir, Saya rajin membuka event pameran otomotif,”kata Yusuf
Jusuf Kalla diacara Opening Ceremony Pameran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS), di Kemayoran, JIEXPO Kemayoran, Kamis (27/4).

Wapres Yusuf Kalla menyatakan, Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan sektor otomotif yang pesat hingga Indonesia termasuk
negara pengekspor otomotif. Meski demikian, Indonesia jangan hanya menjadi negara market dan industri perakitan saja.
“Namun ke depan harus yang diperlukan adalah pembangunan riset dan teknologi otomotif,” tegas Jusuf Kalla.

Meski dengan pesatnya industri otomotif kata Jusuf Kalla, justru menyebabkan kemacetan disana-sini. “Namun kemacetan dapat
diselesaikan dengan pembangunan infrastrukstur, seperti halnya pembangunan jalan dan LRT,”tambah Jusuf Kalla.

Komisaris Utama Dyandra Promosindo, Lilik Oetama dari tahun ketahun jumlah pengunjung pameran dan nilai transaksi,
terus alami peningkatan yang sangat signifikan. Tahun 2015 misalnya, pengunjung 359,374 Pengunjung dengan nilai
transaksi Rp 1,636 Triliun, sedang 2016 jumlah pengunjung meningkat 454.178 pengunjung dan nilai transaksi Rp 3,1 Trilyun.
“Kita targetkan pengunjung 450.000 pengunjung dan nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 3,5 Trilyun,” kata Lilik Oetama.

Lilik juga mengatakan, event IIMS kali ini memiliki perbedaan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Yang membedakan,
adalah pada event pameran otomotif tahun ini menampilkan komunitas modifikasi dan accesoris (Pahami),
kontes foto, komunitas dari Indonesian Offroad Federation (IoF), Rider, kontes foto serta Rolling Stone Night.

Ikut hadir mendampingi Wapres Jusuf Kalla menteri kabinet kerja antara lain, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto,
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Ketua Dewan Pertimbangan
Bidang Ekonomi, Sofyan Wanandi.

Usai membuka resmi IIMS 2015, Wapres Jusuf Kalla mengunjungi booth pameran Agen Pemegang Merk (APM) Toyota Astra
Motor (TAM), Honda, Suzuki dan Hyundai.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply