Keluhkan Penutupan U-Turn, Perwakilan Warga Minasa Upa – Pao-pao Lapor Ke DPRD Sulsel

Spread the love

OTOMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Perwakilan warga Minasa Upa Makassar dan Perumahan Pao-pao, Kabupaten Gowa diterima Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan, Hj Racmatika Dewi, di ruang aspirasi, Kantor DPRD Sulsel,Senin (10/2). Perwakilan warga dikedua kabupaten/kota itu, sehubungan polemik U-turn (jalan memutar) yang diberlakukan di jalan propinsi tersebut.

“Warga protes terkait pemberlakuan jalan memutar dan penutupan pemutaran yang berdampak kepada kami warga Pao-pao dan Minasa Upa. Jika hal ini tidak ada solusi yang adil dan bijak, maka warga Minasa Upa dan Pao-pao sepakat melakukan pembongkaran dan penutupan terhadap U-turn yang ditutup secara sepihak,” kata Hasrajuddin, Ketua Kerukunan Warga Pao-pao, Gowa,

Dihadapan anggota legislatif dari Partai NasDem Sulsel, Hasrajuddin memaparkan sejumlah permasalahan akibat penutupan pemutaran simpang Jembatan Dua-Al Azhar dan pembukaan jalan didepan Toko Satu Sama Gowa. Menurutnya, dengan pembukaan jalan pembatas jalan itu terjadi penumpukan kendaraan yang akan berbalik arah menuju Komplek Minasa Upa, Citra Garden dan Gowa.

Oleh karenanya kata Hasrajuddin, pihak DPRD dapat menjembatani agar pihak terkait, Dinas Perhubungan Provinsi dapat mengembalikan kondisi pembelokan dan penutupan jalan pemutaran ke kondisi sebelumnya.

Senada perwakilan warga Minasa Upa, Ruslan bahwa penutupan jalan memutar yang mengarah Minasa Upa, berdampak ekonomi, sosial dan keamanan warga. “Karena jauhnya jarak berbalik arah,warga terpaksa harus melintas untuk berkendara dengan melawan arus. “Belum lagi, calon pasien yang akan menuju RS Bahagia, alami kemacetan didepan Griya Pao-pao,”tambah Ruslan.

Menanggapi aspirasi warga, Drg Hj Rachmatika Dewi yang didampinggi anggota DPRD Kota Makassar Irwan Jafar mengatakan aspirasi warga Minasa Upa dan Pao-pao itu, sudah setahun lalu telah diterimanya.

Namun berlarut-larutnya permasalahan tersebut kata Rachmatika Dewi,Ketua Komisi B DPRD Sulsel itu berjanji untuk membahas bersama Komisi D bidang Pembangunan, sekaligus gelar rapat dengar pendapat (RDP), yang menghadirkan dinas terkait dan warga dikedua kabupaten/kota. “Jika masalah ini berada di Komisi B, tanpa harus menunggu beberapa hari, pihaknya sendiri akan langsung menghadirkan dinas terkait untuk didengarkan alasannya penetapan arus balik arah yang menimbulkan polemik tersebut,”tegas Racmatika Dewi.

Jadi menurut Hj Rachmatika Dewi, meminta warga dikedua kabupaten/kota itu agar memberi waktu mengagendakan Rapat Dengar Pendapat yang dijadwalkan akhir Pebruari mendatang.”Karena seluruh anggota Komisi dan anggota DPRD Sulsel lain, sedang melaksanakan reses ke sejumlah bidang tugasnya,”kilah Rachmatika.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply