Dishub Sulsel Kabulkan Tuntutan Warga Makassar Dan Pao-Pao Gowa Terkait Pembukaan Arah Balik (U-Turn)

Spread the love

OTOMAKASSAR.COM, MAKASSAR – Tuntutan warga Minasa Upa, Makassar dan warga Pao-pao, terjawab. Setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang memutuskan akan membongkar jalur hijau tepat didepan pintu masuk Minasa Upa yang rencananya pada Selasa (3/3). Hal itu dilakukan setelah terbitnya surat dari
Sekretariat Daerah Propinsi Sulsel yang ditandatangani Dr Abdul Hayat M.Si atasnama Gubernur Sulsel.

Perwakilan warga Minasa Upa, Armin mengatakan rasa syukurnya atas pembukaan jalan memutar (U-turn) bagi 20.000 jiwa warga Minasa Upa.

“Setelah hampir setahun, bernasib memutar jauh yang jaraknya capai 1,5 kilometer. Belum lagi, macet akibat penumpukan akibat antrian memutar arah menuju kompleks Minasa Upa,” kata Armin, Ketua RT 04/RW10 Kelurahan Minasa Upa.

Armin yang juga sebagai tokoh masyarakat sekaligus penggagas dibukanya akses menuju Minasa Upa mengungkapkan rasa syukurnya karena Dishub Propinsi dan Gowa mengakomodir aspirasi wargaMinasa Upa dan Pao-Pao.

Hanya saja ujar Armin, disarankan Dishub Gowa juga bisa memberi solusi untuk membuka akses memutar yang berada tepat didepan Honda Wira Jaya. “Pembukaan akses itu juga akan berdampak pada warga Pao-pao dan sekitarnya,” saran Armin

Traffic Light

Armin juga mengatakan, pihak legislatif dapat mengawal dan menganggarkan di APBD tahun 2021, agar supaya sepanjang jalan propinsi yang berada tepat diperbatasan Gowa-Makassar, untuk dibuatkan traffic light demi kelancaran lalu lintas.

Seperti diketahui, tuntutan warga Minasa upa dan Pao-pao sebelumnya, mereka telah sampaikan ke DPRD Sulsel yang berujung RDP (26/2) hingga hasilkan rekomendasi Gubernur untuk membuka jalan memutar arah dijalan Aroepala, Makassar atau Tun Abdul Razak Gowa.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Sulsel Hamrun mengatakan segera akan membuka akses warga Minasa Upa dan Pao-pao sesuai arahan dari surat Gubernur. Hanya saja, kata Harsun pembukaan jalan memutar itu akan hadapi kendala, kemacetan, dan pelanggaran lainnya. “Termasuk masalah yang krusial dan sampai saat ini belum menemui solusi yakni munculnya pak ogah (pengemis jalanan). Jadi, warga dan pengguna kendaraan dihimbau untuk tidak memberi recehan ke oknum pak ogah,”himbau Harsun.

Ditanya soal koordinasi Dishub Propinsi dan Dishub Gowa, Harsun hanya menjawab singkat. “Saya hanya bertindak sesuai prosedur dan arahan pimpinan,” kata Harsun singkat.

Kabid Lalulintas Kabupaten Gowa, Hasbullah akan mengkaji pembukaan jalan balik arah yang tepat di depan Honda Wira Jaya.
Selama masa kajian kata Hasbullah, pihaknya akan menurunkan tim untuk evaluasi penerapan secara permanen kedepannya. (yusrin yunus)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply